Hera
Gaea,
lahir dari kontemplasi chaos,
mempersatukan diri dengan Uranus dalam pertautan ufuk,
simbol kepiawaian seorang perintis,
generasi pertama
Rhea,
putri Gaea, ibu dari dewa dewi Olympus,
pengorbananan mengantarkannya ke Pulau Kreta
seorang besar dibalik keagungan Zeus,
generasi kedua
Hera,
perpaduan perfek antara kecantikan, kecerdasan, kemuliaan dan kekuasaan
dialah (ingin) satu-satunya penguasa wanita tahta Zeus
bukti bahwa di balik kesempurnaan ada intrik, ambisi-obsesi,
bahkan tragedi
generasi ketiga
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Entah bagaimana aku menjelaskan pertautan di antara ketiganya,
tapi sebelumnya pujian tak bercacat kepada mereka yang mentransformasikan bahasa alam, ke dalam utopisme maha agung, Greece
Baiklah, mari memulai ini dari Gaea
Pada saat itu dunia belum terbentuk, Chaos yang merupakan zat mula-mula melahirkan dua zat, Uranus yang ringan namun kokoh dan Gaea yang padat menghampar.
Gaea memastikan setiap anaknya tumbuh cukup. Dengan kekuasaannya, air dan tanah menumbuhkan benih-benih kehidupan, tentunya dengan bantuan Uranus sang Suami
Gaea memang konsep paling abstrak, sarkas
Tetapi ketika ia bertransformasi menitiskan Rhea, perlahan aku menikmati ini semua..
Bagaimana hidup secara setahap demi setahap mewariskan sisa-sisa peradaban antar generasi
Dan untuk kali pertamanya konsep karma muncul dalam kisah Cranos versus Uranus
ah, ini menggelitik.
Selanjutnya Rhea,
aku tidak dapat membayangkan bagaimana alam dapat memiliki mind dan soul
sekalipun ia paparkan konsep perikatan dan pernikahan, tapi hingga kisah Rhea turun, mitologi ini cenderung merupakan fabel.
Rhea adalah putri dari Gaea dan Uranus. Persatuannya dengan Cranos, membawanya dalam pengorbanan seorang ibu, ya Rhea memang seorang Ibu
Setelah Cranos melahap anak-anaknya, satu demi satu, karena karma phobia
Secara naluriah ia belajar, kelahiran Zeus adalah bukti bahwa mind dan soul itu nyata
Pengorbanannya di Pulau Krete membawanya pada eternality, happiness
Bahkan Olympus tidak cukup agung untuknya,
Dan setelah Zeus naik tahta, generasi ketiga
Aku mengenal Hera, sang penguasa jagad wanita
Bagaimana tidak, ia berkuasa atas kepedihan dan perlindungan sekaligus
Misalnya pada Aphrodite?
Atau kejamnya Hera pada Leto?
Atau Semele?
Entahlah, yang jelas ia gambaran sempurna tentang pertautan ego dan id
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
I'm never know who am i.
but, for those who passionately inspiring :
permitte me for being Hera, Rhea and Gaea in one time
gaea


Tidak ada komentar:
Posting Komentar